Memasak Daging Kurban di Sekolah

Rabu pagi yang cerah, Aku melangkah dengan penuh semangat menuju SDN Rejowinangun Utara 3, Kota Magelang. Hari ini bukan hari biasa, karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Di sekolahku, akan diadakan acara spesial yaitu memasak daging kurban bersama dengan teman-teman, bapak ibu guru, dan staf sekolah.

Aku, yang duduk di kelas 6, sudah tidak sabar untuk ikut serta dalam acara ini. Aku membayangkan aroma harum daging kurban yang akan memenuhi sekolah dan rasa gurihku yang akan dinikmati bersama-sama. Sesampaiku di sekolah, Aku disambut dengan suasana yang ramai dan riang gembira. Teman-temanku sudah berkumpul di halaman sekolah, siap untuk membantu memasak daging kurban.



Bapak ibu guru telah menyiapkan berbagai peralatan masak, seperti pisau, talenan, wajan besar, dan kompor. Daging kurban yang telah disembelih dipotong-potong menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Aku dan teman-temanku bertugas untuk membersihkan daging dan memotongku menjadi dadu-dadu kecil.

Semangat dan kegembiraan terpancar di wajahku dan teman-temanku. Kami bekerja sama dengan baik, saling membantu dan bercanda gurau. Bapak ibu guru pun turut membantu dan memberikan arahan agar proses memasak daging kurban berjalan dengan lancar.

Setelah daging kurban selesai dipotong dan dibersihkan, tibalah saatku untuk memasaknya. Aroma harum rempah-rempah mulai tercium di seluruh penjuru sekolah. Aku dan teman-temanku semakin bersemangat untuk mencicipi hasil masakan kami.

Setelah beberapa jam, masakan daging kurban pun selesai. Daging yang dimasak dengan berbagai bumbu dan rempah-rempah mengeluarkan aroma yang menggoda selera. Aku dan teman-temanku, bersama dengan bapak ibu guru dan staf sekolah, duduk bersama-sama untuk menikmati hidangan istimewa ini.

Suasana kekeluargaan terasa begitu hangat di hari itu. Aku dan teman-temanku tidak haku menikmati hidangan yang lezat, tetapi juga belajar tentang arti pentingku berbagi dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

Hari itu menjadi hari yang tak terlupakan bagi Aku. Aku tidak hanya mendapatkan pengalaman memasak daging kurban yang menyenangkan, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kemanusiaan dan rasa syukur.


Posting Komentar

0 Komentar